Pecinta Fishing, Ini Event Internasional untuk Anda di Maluku Utara

  • by Indonesia News
  • June 5, 2017
  • 0

 

beautifulindonesia.news – Ajang Turnamen Mancing International Terbesar di Indonesia Sekaligus Memperkenalkan Provinsi Maluku Utara Sebagai Destinasi Wisata dan Industri Mancing Dunia akan segera di gelar  dengan tajuk ‘Widi International Fishing Tournament’ 2017.

Provinsi Maluku Utara sebagai wilayah yang memiliki jumlah pulau cukup banyak, sekitar 1.474 pulau dengan potensi kekayaan alam kelautan dan bahari dengan pantai-pantai yang indah, taman laut serta jenis ikan beraneka ragam, sudah sepantasnya menetapkan diri sebagai destinasi wisata dan industri mancing terbaik dunia. Untuk menandai hal tersebut,  sebuah turnamen mancing Internasional terbesar di Indonesia atau disingkat WIFT 2017  diluncurkan secara resmi oleh Sekretaris Menteri Pariwisata, Ukus Kuswara dan disaksikan oleh Gubernur Maluku Utara serta Bupati Halmahera Selatan, di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta (4/6/2017).

Mengusung tema ‘North Mollucas A World Fisihing Destination’, ajang WIFT 2017 akan diselenggarakan di Kepulauan Widi, Kabupaten Halmahera Selatan pada  25-29 Oktober 2017 mendatang yang terbuka untuk umum, serta memperebutkan Piala Presiden RI.

Sekretaris Menteri Pariwisata menyambut baik langkah serius yang diperlihatkan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mengangkat potensi bahari ke tingkat yang lebih tinggi. “Adanya ajang WIFT 2017 mendatang, secara tidak langsung turut meningkatkan laju ekonomi daerah melalui wisata dan industri mancing, sekaligus menggairahkan industri mancing nasional berbasis ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir. jika dikelola dengan baik, maka dapat menaikkan citra Provinsi Maluku Utara di tingkat nasional bahkan Internasional,” Ukus Kuswara.

Sambutan yang baik dari Pemerintah Pusat  semakin meningkatkan semangat Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk merancang sebuah ajang turnamen mancing Internasional terbesar di Indonesia ini. “Kami bersyukur mendapatkan restu dari Pemerintah Pusat untuk menggelar ajang WIFT 2017 mendatang. Provinsi Maluku Utara sebagai destinasi wisata dan industri mancing dunia sekaligus memperkenalkan Kepulauan Widi sebagai ikon destinasi mancing nasional, maka WIFT 2017 akan menjadi tempat berkumpulnya para pecinta olahraga mancing tingkat Internasional untuk merasakan sensasi mancing yang berbeda dengan jenis ikan beraneka ragam dimana Provinsi kami dikenal sebagai lumbung ikan khususnya sarang bagi Tuna Sirip Kuning (Yellow Fin Tuna) dan Tuna Gigi Anjing (Dogtooth Tuna),” ujar Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba.

WIFT 2017 sendiri merupakan ajang turnamen mancing tingkat Internasional terbesar yang digelar di Indonesia, dan merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan Pemerintah dalam optimalisasi pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sementara Kepulauan Widi dipercaya menjadi tuan rumah karena merupakan salah satu obyek wisata bahari andalan Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Kabupaten Halmahera sendiri merupakan spot yang memiliki keindahan alam sangat indah, dengan terumbu karang yang bagus serta beraneka ragam ikan yang dapat menjadi target buruan bagi pemancing.

Dengan menggandeng berbagai komunitas mancing tingkat nasional maupun Internasional, ajang WIFT 2017 ini diikuti sedikitnya oleh 300 pemancing profesional dengan komposisi 60%  dari luar negeri dan 40% berasal dari dalam negeri serta melibatkan ribuan kapal nelayan di Halmahera Utara. Peserta luar negeri berasal dari 5 negara Asia; Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Jepang; 1 Australia, 1 Amerika Serikat, dan 1 dari Spanyol.  Sedangkan peserta dalam negeri berasal dari beberapa daerah di Indonesia.

Adapun untuk kebutuhan turnamen, telah disiapkan 50 unit kapal dengan maksimum 7 orang pemancing per kapal.  Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengemas WITF 2017 dalam 4 pilar dasar, sehingga memberikan dampak terpadu dan menyeluruh kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ke-4 pilar dasar tersebut adalah 1) Pilar Edukasi yang ditampilkan melalui Seminar Kelautan dan Workshop Usaha Industri Kelautan. 2) Pilar Transaksi melalui Expo Potensi Kelautan dan Investmen Forum, 3) Pilar Budaya dan Pertunjukan melalui gelaran hiburan seni dan budaya pada seremonial pembukaan dan penutupan dan 4) Pilar Wisata Minat Khusus melalui turnamen mancing dan lomba photo bawah laut (underwater photohunt).

Ajang WIFT 2017 juga melibatkan 9 Kementerian terkait yaitu Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Desa Tertinggal, Kementerian Pariwisata, Kementerian Informasi dan Komunikasi, Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, danKementerian Dalam Negeri.

Rencananya seremonial pembukaan WIFT 2017 akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo dan seremonial penutupan dilaksanakan oleh Gubernur Maluku Utara. Semoga Maluku Utara bisa menjadi destinasi kelas dunia lewat lomba mancing.

Dede Murdy

 

 

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *