Hati-Hati di KEBUN RAYA BOGOR

  • by Indonesia News
  • April 12, 2017
  • 1
Kebun Raya Bogor, Makam Bogor, Beautiful Indonesia,

Wisatawan yang berakhir pekan di tengah rimbunnya Kebun Raya Bogor, Jawa Barat pasti tidak akan mengira. Ternyata, di dalam objek wisata tersebut ada tiga buah makam yang dikeramatkan. Makam siapakah itu?

Beautiful Indonesia – Makam tersebut terletak di sisi barat Jembatan Merah. Bila dari pintu masuk Kebun Raya Bogor, tinggal belok kanan sampai sebelum jembatan menuju lapangan utama, lalu belok kiri lurus mengikuti jalan sekitar 200 meter.

Menurut penuturan Abdurrahman (49) juru kunci pemakaman itu, makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir Ratu Galuh Mangku Alam. Ratu Galuh adalah istri dari Prabu Siliwangi, raja Kerajaan Pajajaran. Di dalam kompleks yang sama terdapat makam Mbah Japra, panglima perang Prabu Siliwangi, serta makam Mbah Baul, patih Prabu Siliwangi. Keberadaan tiga makam itu dijadikan semacam bukti akan adanya Kerajaan Pajajaran di wilayah Bogor.

Kebun Raya Bogor, Makam Bogor, Beautiful Indonesia,

Kebun Raya Bogor Makam Mbah Jepra, panglima Prabu Siliwangi

Kompleks Makam Ratu Galuh dilindungi pagar besi berwarna hijau dan diberi pintu. Makam Ratu Galuh berada paling dekat dengan pintu pagar, dimana terdapat tempat bersimpuh berlapis keramik yang cukup lega. Pada nisan makamnya terdapat mahkota berwarna keemasan, menandai statusnya sebagai seorang ratu. Makam Mbah Japra berada di lokasi yang lebih tinggi, dengan nisan berbentuk trisula dan tameng, menandai perannya sebagai panglima perang. Sedangkan makam Mbah Baul, yang posisinya tidak sejajar dengan kedua makam yang lain, berhias tangkai cangkul dan nasi tumpeng, mungkin sebagai penanda bahwa tugas patih adalah memakmurkan rakyatnya. Konon, dahulunya di area Kebun Raya Bogor terdapat Taman Sipatahunan, semacam taman sari dari Kerajaan Pakuan Pajajaran.

BACA JUGA : PENJAGA GAIB KOTA BOGOR

Ketiga makam tersebut dijaga oleh satu juru kunci dan dua orang perawat makam. Juru kunci makam keramat ini adalah Abdurrahman yang merupakan keturunan kedua dari juru kunci makam keramat. Sebelumnya yang menjadi juru kunci makam adalah H Rahmat, ayah dari Abdurrahman. Sedangkan yang menjadi perawat makam keramat saat ini dipegang Atmawijaya dan Ugan, yang masih ada hubungan saudara juru kunci.

Menurut Abdurrahman makam keramat ini sering didatangi oleh pengunjung.”Tujuan dari mereka pun bermacam–macam,” ungkap Abdurrahman yang akrab disapa Pak Rahman ini.
Dia menambahkan, ada yang sekadar bersilaturahmi atau hanya melakukan napak tilas. Namun ada juga yang datang dengan maksud dan tujuan tertentu.”Biasanya mereka yang datang dengan maksud dan tujuan tertentu itu kebanyakan berasal dari luar kota Bogor. Dulu ada juga yang sering berkunjung ke makam pada malam hari,”  jelasnya

Untuk mengunjungi atau berziarah di makam ini, kata Pak Rahman tak ada syarat khusus. “Asalkan tubuh kita bersih dari hadas dan disertai dengan niat yang baik,” terang Pak Rahman

Lebih lanjut lelaki asli kelahiran Bogor ini menuturkan, ada cerita menarik terkait makam keramat yang dijaganya ini.

“Jika ada orang yang ingin berkunjung dan sebelumnya sudah janjian, biasanya pasti tidak jadi.  Tak tahu alasannya mengapa, yang pasti kunjungan ke makam keramat ini selalu gagal bila janjian dulu,” papar lelaki berperawakan tinggi ini.

Sementara, terkait dengan Mbah Jepra, Abdurrahman menuturkan mereka yang paling banyak berziarah ke makam Mbah Jepra adalah para pejabat dan paranormal. Namun warga biasa juga banyak yang datang.

Untuk menghilangkan kesan musyrik Abdurrahman mengingatkan, menziarahi makam Mbah Jepra sebenarnya hanya sebagai wasilah (perantara) antara Tuhan dan manusia.

“Semuanya hanya Allah yang menentukan, bukan kuburan. Jadi jangan minta-minta sama makam, tapi kepada Allah,” tandasnya. Dia juga mengingatkan untuk selalu menjaga zikir dan shalawat, karena itu adalah jalan keutamaan dalam iman dan perjuangan. (Asep)

 

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »

1 Comment Already

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *