“Go Digital” Dialog Kemenpar dengan Media Greater Bali

  • by Indonesia News
  • April 10, 2017
  • 0

Beautifulindonesia.news – “56 persen perjalanan, saat ini dipesan secara online atau platform digital,” ujar Sekretaris Menteri, Ukus Kuswara saat membuka kegiatan Workshop Sosialisasi Kebijakan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kepada sejumlah media yang berada di Greater Bali (Bali, NTB dan NTT), Jumat (7/4/2017) di Bali Rani Hotel Kuta.

Tujuan kegiatan ini untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan dengan stakeholder pentahelix di Pulau Dewata. Sedikitnya ada 3 isu pokok yang dilontarkan kemenpar kepada awak media yang hadir, yakni Go Digital, Homestay dan Aksesibilitas.

Tak dapat dipungkiri, perkembangan teknologi telah  merasuk ke dalam setiap sendi kehidupan dewasa ini. Tak terkecuail pada sektor pariwisata, inilah kemudian yang juga dikembangkan oleh kemenpar untuk memantau arus wisatawan nusantara maupun mancangera.

M. Noer Sadono, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kemenpar yang menjadi pembicara pertama menjelaskan apa saja yang sudah dimililki kemenpar terkait teknologi digital dalam memantau perkembangan wisatawan. “Kemenpar menyadari bahwa teknologi tidak bisa dihindari, maka Go Digital sudah diterapkan dengan nama M-17 yang memuat beberapa dasboard, seperti pergerakan arus wisman, wisnus, SDM, destinasi wisata, dan lain lain,” jelas Sadono.

Don juga menekankan, pada era digital ini betapa pentingnya akses wifi dengan kecepatan stabil dan gratis pada setiap destinasi pariwisata yang ada di Indonesia. Namun sayangnya yang diharapkan tersebut belum tercapai secara maksimal. Oleh karena pihaknya terus menghimbau kepada sejumlah stakeholder pariwisata yang terkait di wilayah destinasi untuk memenuhi salah satu kebutuhan wisatawan ini.

Digital membatu promosi destinasi yang sedang disinggahi oleh wisatawan, dimana wisatawan masa kini dengan bangga akan menyebarkan aktivitas liburan mereka kepada publik di media-media sosial. maka amat disayangkan jika ini belum terakomodir secara maksimal.

Terkait Go Digital, Kemenpar pun sedang mengembangkan online tourism marketplace  yang disebut ITX sebagai pasar wisata online Indonesia. Di dalamnya memuat segala jasa dan layanan pariwisata, mulai dari rental mobil, jasa pijat, paket tour, tiket pesawat, reservasi kamar hotel dan sebagainya yang masih terkait dengan pariwisata, tersedia dalam sebuah webite dan aplikasi.

Semoga saja Go Digital ini bukan hanya sebuah proyek semu, tetapi lebih dari apa yang dicita-citakan seluruh masyarakat Indonesia, bahwa pariwisata menjadi leading sector dalam pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia, sehingga rakyat pun turut sejahtera.

Dede Murdy

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin
Previous «
Next »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *